INFO VIRAL, Palembang – Peristiwa memasak 200 kilogram rendang di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, yang dilakukan oleh influencer Willie Salim pada 18 Maret 2025, berujung kontroversi. Video yang diunggah oleh Willie Salim menjadi viral dan memicu perdebatan sengit di media sosial. Kehebohan dimulai ketika warga berebut mengambil rendang yang belum matang, merusak citra kota Palembang di mata publik.
Achmad Fuadi Irawan, seorang influencer asal Palembang, menyatakan niatnya untuk melaporkan Willie Salim ke Polresta Palembang pada Senin, 24 Maret 2025. Fuadi mengajak konten kreator, selebgram, dan masyarakat Palembang untuk mendukung pelaporan tersebut. Ia menganggap tindakan Willie Salim telah merusak reputasi kota Pempek.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang, AKP Ricky Mozam, membenarkan adanya acara memasak rendang tersebut yang bertujuan untuk berbagi makanan selama Ramadan.
Namun, meskipun pihak kepolisian sudah menurunkan 20 personel untuk pengamanan, kepolisian menyesalkan kurangnya pengaturan acara yang menyebabkan warga berdesakan mengambil rendang yang belum matang. Ironisnya, Willie Salim diketahui meninggalkan lokasi untuk pergi ke toilet, sementara rendang ditinggalkan tanpa penjagaan, sehingga memicu kekacauan.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa tidak ada indikasi personel keamanan terlibat dalam insiden tersebut. Belum ada kepastian apakah peristiwa tersebut merupakan bagian dari setting-an konten atau murni insiden spontan. Jika terbukti adanya unsur rekayasa, pihak kepolisian menyatakan kekecewaannya terhadap tindakan Willie Salim.
Achmad Fuadi bersama sejumlah ormas, selebgram, dan aktivis Palembang merencanakan aksi damai dan dialog dengan Kapolresta Palembang pada hari pelaporan.
Mereka berharap agar peristiwa ini menjadi pelajaran bagi konten kreator untuk lebih bijak dalam membuat konten yang melibatkan masyarakat luas, terutama pada momen berbagi selama bulan Ramadan. (*Red/Infoviral)
Komentar0